RSS

Minggu, 29 November 2009

NARKOTIKA, ROKOK & MINUMAN KERAS

 Narkotik
Narkotik merupakan sejenis zat (substance) yangbjika digunakan akan membawa efek dan pengaruh tertentu pada tubuh si pemakai. Ada beberapa jenis yang tergolong narkotik yaitu sebagai berikut:

1. Ganja
Ganja ini dikenal dengan nama mariyuana. Ganja berasal dari sejenis tumbuh-tumbuhan Cannabis sativa. Zat yang terdapat dalam ganja ini adalah semacam alcohol yang dinamakan Tetrahydro canabinol (THC), Canadibiol (CDB), dan Cannabinol (CBN).
 Gejala-gejala keracunan ganja :
a. Hilangnya kesadaran.
b. Tidak ada semangat.
c. Mempunyai impian yang aneh-aneh.
d. Mengalami halusinasi.
e. Dapat melakukan tindakan-tindakan tanpa disadari.
f. Mata merah.

 Gejala-gejala ketagihan ganja :
a. Adanya rasa gelisah.
b. Adanya rasa cemas.
c. Konsentrasi pikiran terganggu.
d. Malas bekerja.
 Pengaruh buruk bagi si pemakai :
a. Euphoria yaitu rasa kegembiraan yang tidak sesuai dengan kenyataan.
b. Dellirium yaitu menurunnya kondisi tubuh dan timbulnya rasa gelisah.
c. Hallusinasi yaitu mengalami khayalan yang hebat.
d. Weakness yaitu melemahkan kondisi fisik dan psikis.
e. Drowsines yaitu kesadaran merosot, mabuk dan ingatan kacau.
f. Koma yaitu keadaan yang buruk karena akan membawa kematian.
 Pengaruh buruk bagi masyarakat :
Tumbuhnya berbagai macam kejahatan seperti pencurian, pembunuhan, perampokan, bahkan akan mencapai tingkatan subversi.

2. Candu, Morphine,dan Heroin
Candu atau Papaver somniferum diproses menjadi morphine dan heroin yang berbentuk tepung berwarna putih.
 Gejala-gejala keracunan candu :
a. Napas sesak dan lambat.
b. Denyut jantung lambat.
c. Mual-mual dan muntah.
d. Nafsu makan hilang.
e. Pingsan.
 Gejala-gejala ketagihan candu :
a. Seluruh badan berkeringat.
b. Keluar cairan dari hidung.
c. Air mata keluar terus menerus.
d. Badan gemetar.
e. Selalu gelisah.
f. Otot kejang.
g. Muntah-muntah yang terkadang disertai mencret.

3. Upaya,pencegahan dan penggulangannya.
 Bersifat refresif
Upaya ini dilakukan untuk membrantas narkotik setelah timbul gejala-gejala dalam masyarakat.
 Bersifat preventif
Upaya ini dilakukan untuk mencegah sebelum terjadi gejala dalam masyarakat, dan dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu cara moralistis dan cara aboli sionistis.

 Rokok
Merokok berarti telah memasukkan racun ke dalam tubuh sendiri karena tembakau rokok yang dihisap terdapat zat yang sangat berbahaya untuk kesehatan. Zat tersebut dapt menyerang selaput halus pada saluran pernapasan, dan mengganggu peredaran darah. Nikotin yang terdapat dalam tembakau dapat menyebabkan kanker dan juga dapat menimbulkan rasa ketagihan pada si perokok. Rokok juga mendapat julukan “Paku Jenazah” karena dapat menyebabkan kematian bagi perokok berat.
ö Gejala-gejala keracunan merokok :
a. Kepala pusing.
b. Mual-mual.
c. Keluar keringat dingin.
d. Tangan gemetar.
e. Badan terasa lemah.
ö Usaha-usaha untuk berhenti merokok :
a. Niat.
b. Jauhkan diri dari merokok.
c. Mandi air hangat 2x sehari.
d. Banyak makan buah-buahan dan sayuran segar.
e. Jangan terlalu lama menahan lapar.
f. Jauhkan diri dari rasa ragu-ragu untuk berhenti merokok.
ö Upaya pencegahan dan penanggulangan agar siswa tidak merokok :
a. Kantin sekolah dilarang menjual rokok.
b. Memberi penjelasan tentang bahaya rokok bagi kesehatan.
c. Sekolah mengusahakan untuk selalu merazia siswa agar tidak membawa rokok.

 Minuman keras
 Pengaruh buruk :
a. Susunan saraf terganggu.
b. Terkadang terjadi kelumpuhan karena peradangan pada saraf.
 Upaya pencegahan dan penanggulangan agar siswa tidak minum-minuman keras :
a. Memberikan penjelasan dan penerangan terhadap siswa tentang bahaya minuman keras bagi kesehatan.
b. Secara berkala sekolah harus mengadakan razia terhadap siswa sebagai langkah preventif.
c. Hindari pergaulan bebas.

PENGALAMAN YANG PAHIT MEMBUAT SESEORANG BERHATI-HATI. KITA TIDAK DAPAT KEHILANGAN TONGKAT DUA KALI

1 komentar:

ANAM mengatakan...

Artikel Bagus, Mohon ijin Copy.tRimakasih

Posting Komentar